Apa Itu NJOP? Kenali, Sekilas Mengenai NJOP atau Nilai Jual Objek Pajak


Bagi Anda yang sedang berniat membeli rumah ataupun investasi properti, maka Anda tentu mengenal istilah Nilai Jual Objek Pajak atau NJOP. Secara sederhana, NJOP yaitu taksiran harga rumah dan juga bangunan yang dihitung berdasarkan luas dan zona rumah serta bangunannya.


Jika Anda ingin melakukan transaksi jual-beli rumah, maka NJOP merupakan hal yang penting untuk dipahami. Sebab, dengan mengetahui NJOP, maka Anda akan mengetahui seberapa besar dana serta pajak yang akan ditanggung dari transaksi jual beli properti atau rumah tersebut. Apabila Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang NJOP ini, maka Anda bisa langsung menuju link ini https://artikel.rumah123.com/

Nah, untuk lebih mengetahui secara lengkap lagi mengenai NJOP, maka silakan juga Anda  simak penjelasannya di bawah ini.

 Apa itu NJOP dana bagaimana cara menentukannya?


Apa itu NJOP? NJOP merupakan harga rata-rata yang akan didapatkan dari hasil transaksi jual beli properti. Seperti disinggung sekilas di atas, maka NJOP merupakan taksiran harga suatu properti yang telah dihitung berdasarkan luas dan zona rumah serta bangunan. NJOP itu ditentukan berdasarkan perbandingan harga dengan objek lainnya yang sejenis. Jadi, semakin mahal harga pasaran rumah dan juga bangunan di suatu kawasan, maka akan semakin tinggi pula NJOP-nya.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 pada Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Maka untuk NJOP tersebut digunakan sebagai dasar dari penghitungan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang wajib disetor setiap tahunnya. Apabila sebuah transaksi jual beli properti terjadi, maka NJOP akan bisa ditentukan berdasarkan tiga hal berikut ini:


  • Perbandingan dengan objek pajak lainnya yang sejenis. Penentuan NJOP itu bisa diperoleh dari perbandingan dengan objek pajak lainnya yang sejenis dan juga berdekatan secara letak dan sudah diketahui juga nilai jualnya.
  • Apa itu NJOP, ada yang berupa NJOP pengganti maka cara ini dilakukan untuk mendapatkan NJOP berdasarkan hasil dari pendapatan ataupun pemasukan dari objek pajak yang dinilai.
  • Sebuah nilai perolehan baru. Dengan cara seperti ini, maka Anda perlu menghitung terlebih dahulu total biaya yang akan dikeluarkan untuk mendapatkan objek pajak tersebut. Namun, sebelum penentuan NJOP, maka Anda juga perlu melihat kondisi fisik dari bangunan yang akan dijadikan objek pajak tersebut. Jika terjadi penyusutan, maka total biaya yang sudah Anda keluarkan tersebut untuk membuat objek pajak harus dikurang sesuai dengan penyusutan kondisi fisik bangunan.

Apa itu NJOP? Maka biasanya NJOP itu ditetapkan untuk menghitung besaran pajak terutang, yang mana disesuaikan dengan kondisi objek pajak pada 1 Januari Tahun Pajak. Artinya, jika besaran NJOP harus telah rampung ditetapkan sebelum 1 Januari Tahun Pajak. Sehingga fiskus bisa menetapkan berapa besaran PBB yang terutang atas tiap objek pajak yang ada di wilayahnya.

NJOP tersebut juga ditetapkan berdasarkan pada Surat Keputusan Kepala Daerah, baik itu Gubernur, Bupati, ataupun Walikota. Biasanya, untuk NJOP tanah ditetapkan dengan satuan rupiah per meter persegi tanah yang menjadi objek. Tentu hal tersebut disesuaikan juga dengan lokasi tanah yang tercermin dalam zona nilai tanah (ZNT). Zona nilai tanah ini digunakan sebagai acuan harga jual tanah.

Sementara, bagi Anda yang ingin mengetahui apa itu NJOP, maka NJOP bangunan ditetapkan berdasarkan biaya per meter persegi, material, dan juga upah yang ada pada tiap komponen pada bangunan tersebut. Dalam pengelolaan PBB sektor Perkotaan dan Pedesaan (PBB P2) maka hal ini lebih dikenal sebagai Daftar Biaya Komponen Bangunan (DBKB).